Para ahli nutrisi akan memberitahu Anda bahwa diet dipilih dengan baik diisi dengan berbagai makanan yang kaya gizi adalah cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan gizi anak anda. Bahwa menurut mereka (sebagian besar), anda sebagai orangtua belum tentu mencoba untuk meyakinkan anak anda yang sudah berumur empat tahun untuk bisa menghabiskan sepiring brokoli dan kacang merah. Faktanya, membuat anak-anak untuk makan yang cukup makanan sehat bisa rumit, begitu banyak orang tua memilih untuk menambah makanan anak-anak mereka dengan multi vitamin sehari-hari. Agar anda dapat memilih dengan bijak, ada baiknya anda mengetahui, paling tidak dasar tentang peran berbagai vitamin.

Vitamin A (Beta-carotene)

sangat penting untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh, memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan ini terutama penting bagi kesehatan mata. Susu, telur, dan sayuran hijau merupakan sumber yang baik vitamin A.

Vitamin B1 (Thiamine)

adalah penting untuk fungsi saraf sehat dan membantu dalam pertumbuhan dan toning otot. Seluruh butir, biji, kacang, dan kacang-kacangan kaya vitamin B1.

Vitamin B2 (Riboflavin)

diperlukan untuk kesehatan sel-sel darah merah serta untuk pembuatan hormon. Juga, ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa vitamin B2 dapat mencegah migren. sumber makanan termasuk daging, biji-bijian, dan sayuran berdaun hijau.

Vitamin B3 (Niasin)

membantu fungsi saraf sehat, pencernaan, dan sirkulasi. Cari vitamin B3 pada ikan, ayam, gandum, dan kacang-kacangan.

Vitamin B5 (Pantothenic Acid)

membantu tubuh untuk mengubah lemak, protein, dan karbohidrat menjadi energi. Hal ini juga penting untuk produksi steroid pada kelenjar adrenal. Daging sapi, telur, kacang-kacangan, ikan laut, dan gandum merupakan sumber yang baik dari vitamin B5.

Vitamin B6 (Pyridoxine)

mendorong pembentukan sel sehat merah, memelihara fungsi saraf, dan bahkan membantu mencegah penyakit jantung. Alam sumber vitamin B6 antara lain pisang, telur, melon, bibit gandum, daging sapi, dan sayuran berdaun hijau.

Vitamin B9 (Folat atau asam folat)

mencegah kerusakan saraf, membantu dalam perkembangan sel-sel darah merah sehat, membantu pencernaan dan dalam pencernaan protein. Studi pastikan bahwa perempuan yang usia anak bantalan harus dapat memastikan bahwa mereka mendapatkan cukup folat karena dapat membantu untuk mencegah cacat lahir pada janin tumbuh. sumber makanan termasuk jamur, hati, brokoli, kacang lima, ragi bir, dan sayuran berdaun hijau.

Vitamin B12 (Cobalamin)

membantu untuk mempertahankan fungsi saraf, menjaga fungsi sel-sel darah merah, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan membantu untuk mencegah penyakit jantung. Daging sapi, ikan, unggas, dan produk susu merupakan sumber yang baik dari vitamin B12.

Vitamin C (Asam Askorbat)

mempercepat penyembuhan setelah cedera atau sakit, membantu untuk menjaga sel-sel darah merah, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Cari vitamin C dalam buah jeruk, sayuran hijau tua, tomat, dan paprika.

Vitamin D (Ergosterol)

membantu membangun tulang dan gigi, memperkuat sistem saraf, dan membantu dalam pembekuan darah normal. Alam sumber vitamin D termasuk kuning telur, minyak hati ikan, sarden, salmon, jamur, dan susu yang diperkaya.

Vitamin E (Tokoferol)

adalah penting dalam pemeliharaan otot dan saraf, meningkatkan mobilitas sendi, meningkatkan sirkulasi, melarutkan gumpalan noda, dan membantu mengurangi kolesterol. Selain itu, vitamin E membantu melindungi jaringan paru-paru dari polutan. minyak nabati, telur, sayuran berdaun hijau, kubis brussel, dan gandum semua mengandung sejumlah besar vitamin E.

Vitamin H (Biotin)

kadang-kadang disebut sebagai vitamin B7, membantu dalam produksi energi, sintesis asam lemak, dan mendukung sistem saraf. Biotin juga membantu untuk mengatur kadar gula darah. sumber makanan termasuk produk susu, kuning telur, ragi bir, dan beberapa makanan laut.

Vitamin K (Menadione)

yang paling terkenal karena kemampuannya untuk memastikan pembekuan darah yang tepat. Cari vitamin K dalam alfalfa, minyak hati ikan, rumput laut, yoghurt, dan sayuran berdaun hijau.

Mendapatkan Nutrisi yang Diperlukan
Meskipun biasanya sebuah praktek yang aman untuk memberikan anak Anda suplemen multi-vitamin, masih merupakan ide yang baik untuk memeriksa dengan dokter Anda sebelum melakukannya. dosis harian yang disarankan bervariasi, tergantung pada sejumlah faktor termasuk umur, berat badan, dan status kesehatan secara keseluruhan, sehingga akan mulai aman dengan check up. Hal ini terutama penting jika anak Anda mengalami gejala mengganggu.

sumber : www.safekids.co.uk